Bahasa-bahasa daerah sejak masa reformasi digulirkan pada tahun 1998 dan otonomi daerah diberlakukan kurang memperoleh perhatian dari masyarakat dan pemerintah daerah. Di tengah situasi ini para peneliti tiada henti meneliti terkai bahasa.
Menurut Kejayaan kerajaan Bulunga tentu berakibat pula terhadap perkembangan bahasa dan budaya. Menurut perkembangan bahasa dan budaya bulunga ini mencapai titik terendah ketika sekitar tahun 1965 istana dan rumah adat sebagai sisa atau peninggalan kejayaan kerajaan Bulungan dihancurkan.
Bahasa Melayu Ambong tela digunakan dibanyak pulau di Maluku selama ratusan tahun, namun bahasa ini juga terancam punah. Untungnya, bahasa ini telah diteliti dan dideskripsikan oleh para ahli linguistik. Buku ini juga memberikan wawasan yang paling berharga