Bahasa-bahasa daerah sejak masa reformasi digulirkan pada tahun 1998 dan otonomi daerah diberlakukan kurang memperoleh perhatian dari masyarakat dan pemerintah daerah. Di tengah situasi ini para peneliti tiada henti meneliti terkai bahasa.
Buku ini merupakan hasil kegiatan proyek penelitian bahasa dan sastra Indonesia dan daerah Kalimnatan Selatan. Ruang lingkup penelitian meliputi morfologi dan sintaksis bahasa Kutai.