Text
Mhoro Ikan=Mhoro Ikan
Di cuaca yang sangat panas hari itu, Managanti sedang berjalan di sekitar sungai. Musim kemarau memang sudah tiba. Managanti melihat air sungai juga sudah mulai surut. Melihat air surut itu, Managanti mendapatkan ide. Di desanya terdapat sebuah tradisi bernama mhoro ikan, yaitu menangkap ikan sepat disungai ketika musim kemarau. Managanti bergegas mengambil tanggonya. Namun, sesampainya dia di rumah, dia terkejut melihat tanggonya yang sudah rusak. Dia tidak mau gagal menangkap ikan sepat hari ini, karena sungai juga sudah mulai ramai dengan orang yang ingin menangkap ikan sepat. Tiba-tiba, dia teringat kakaknya. Kakak Mananganti pandai memperbaiki tanggo. Tanggo Managanti pun selesai diperbaiki oleh Kakak Managanti. Dia langsung berlari menuju sungai. Orang-orang juga sudah ramai menangkap ikan sepat disungai. Managanti segera mengayunkan tanggonya. Akhirnya, Managanti berhasil mendapatkan banyak ikan sepat sore itu. Dia sangat gembira dan membawa ikan-ikan itu pulang.
Tidak tersedia versi lain