PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kalesang Ia Kintala Kosonga=Kalesang Kintal Kosong
Penanda Bagikan

Text

Kalesang Ia Kintala Kosonga=Kalesang Kintal Kosong

Sisilya Manuputty - Nama Orang; Resma Devi - Nama Orang; Kumbangsila, Evi Olivia - Nama Orang; Edi Latuconsina - Nama Orang; Dudung Abdulah - Nama Orang; Chimberly Silooy - Nama Orang; La Ode Hajratul Rahman - Nama Orang; Lodewyk Hahury - Nama Orang;

Ada seorang anak yang bernama Adolof. Dia adalah seorang siswa SD kelas 6 yang berasal dari Toraja akan pindah mengikuti kedua orang tuanya yang ditugaskan ke kota Ambon Manise. Dua minggu berlalu Adolof memasuki sekolah barunya untuk pertama kalinya. Ibu guru mengantar Adolof ke kelasnya dan meminta Adolof untuk memperkenalkan dirinya ke teman-teman kelas barunya. Adolof berdiri di hadapan teman-teman barunya kemudian memperkenalkan dirinya. Kemudian ibu guru meminta Adolof untuk duduk di kursi kosong yg kebetulan bersebelahan dengan seorang siswa bernama Kori Soplanit. Setelah mereka berdua selesai berkenalan, mereka kembali memperhatikan guru yg sedang berbicara di depan kelas.Pada siang hari sepulang sekolah Olop dan Kori pulang bersama sambil berjalan kaki. Olop tadi mendengar hobi Adolof adalah bertanam. Karena penasaran mereka langsung pergi ke rumah Adolof. Sesampai mereka di kebun, mereka melihat sekeliling kebun itu begitu subur tanaman sayur, dan kebetulan di sana terdapat 2 x 3 meter kintal kosong tanah yang belum terpakai dan bagus sekali untuk bertanam. Mereka berdua kepikiran untuk bercocok tanam. Kemudian kori pun berkata kepada ibunya, Adolof dan Olop ada rencana untuk menanam. Pagi yang cerah, Olop datang menghampiri Kori di rumahnya, mereka berdua berjalan menuju kebun dengan membawa perlengkapan. Mereka membagi tugas, Olop mencangkul tanah dan meletakan bibit tersebut di dalam tanah. Kori mengambil air untuk menyiram. Satu bulan kemudian, di sekolah mereka berbincang tentang apakah sudah bisa di panen atau belum hasil tanaman mereka. Setelah pulang sekolah, mereka pergi ke kebun kori. Dari kejauhan Kori berteriak dengan suara gemetaran karena sedih, ternysta tanaman mereka hancur di makan hama. Olop dan Kori terlihat sangat sedih dan kecewa karena upaya yang mereka lakukan gagal. Ibu menghibur mereka dengan mengajarkan cara menanam dan bagaimana menjaga tanaman tersebut. Kemudian, tanaman yang mereka tanam karena bantuan ibunya Kori pun tumbuh dengan subur. Tomat dan cabe berbuah dengan segar dan baik. Mereka pun tersenyum dan bahagia karena mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan.


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3879
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3880
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3881
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3882
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3883
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kantor Bahasa Provinsi Maluku : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi., 2023
Deskripsi Fisik
30 hlm.: 21 x 29,7 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-112-157-8
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan pertama, 2023
Subjek
Dwibahasa Kulawi Sulawesi Tengah
Maluku
Bahasa Daerah Fordata
Hitu
Cerita Anak Maluku
Pelauw
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Kalesang Ia Kintala Kosonga=Kalesang Kintal Kosong. pdf
    Kalesang Ia Kintala Kosonga=Kalesang Kintal Kosong. Bahasa Hitu Dialek Pelauw-Bahasa Indonesia. Cerita dwibahasa Maluku. Penerjemah
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 64 Tahun 2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Pembentukan delapan Kantor Bahasa di delapan provinsi, salah satunya Kantor Bahasa Provinsi Maluku. Kantor Bahasa Maluku telah mengalami satu kali perubahan nomenklatur dari Kantor Bahasa Provinsi Maluku menjadi Kantor Bahasa Maluku. Saat ini, Kantor Bahasa Provinsi Maluku dikepalai oleh Sahril, S.S., M.Pd. menggantikan Dr. Asrif, M.Hum. Sumber Daya Manusia pada Kantor Bahasa Maluku terdiri atas 25 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri (PPNPN).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?