Text
Nuel Meesekol=Nuel si Penari Seka
Seka adalah tarian tradisional di Maluku Barat Daya. Tarian Seka berupa gerakan kaki yang diayunkan sambil melangkah dan menyanyi mengikuti. Desa Welora adalah satu dari tiga desa kecil yang berada di Pulau Dawera. Pulau Dawera berada di Kecamatan Dawelor Dawera Kabupaten Maluku Barat Daya. Nuel dan teman-temannya akan menari Seka penyambutan wisatawan. Nuel siswa kelas 2 di SD Negeri Welora. Nuel berusia 8 tahun. Nuel Penari Seka di Desa Welora. Nuel dan teman-temannya mempersiapkan diri. Mereka mengenakan celana pendek hitam dan baju merah bermotif cele. Nuel bertugas sebagai penari utama. Tangan kiri Nuel memegang tempurung kelapa berisi sopi. Nuel menyerahkan tempurung kelapa berisi minuman sopi kepada seorang wisatawan Belanda. Sopi adalah minuman tradisional asal Maluku. Minuman Sopi di Desa Welora berasal dari hasil fermentasi Nira Buah Kelapa. Sopi melambangkan penerimaan dan kekeluargaan. Merekapun menyanyi dan menari penuh kegembiraan. Semua Wisatawan Belanda pun terhibur dengan tarian mereka. Tak terasa, tarian seka penyambutan telah usai. Hari itu berakhir dengan kegembiraan. Bulan September pun tiba. Nuel sudah naik ke kelas III SD. Pagi yang cerah di hari sabtu. Nuel dan teman-temannya mempersiapkan kebutuhan untuk Tarian Seka. Berbagai persiapan sudah mereka dilakukan. Namun tak disangka, Nuel mengalami kecelakaan kecil. Kaki Nuel tersandung batu karang saat sedang gladi resik. Nuel pun segera digendong Bapak Yonas menuju Puskesmas desa. Karena keadaan kakinya Nuel diminta untuk beristirahat. Hari yang dinanti pun tiba. Ibu Nuel tidak mengizinkan Nuel menari Seka. Nuel meyakinkan ibunya, jika kakinya sudah membaik. Meskipun kakinya diperban, Nuel tidak patah semangat. Nuel dan teman-temannya menari Seka penuh semangat. Semua berdoa semoga pertunjukan selesai dengan baik. Tarian Seka pun berakhir. Nuel dan teman-temannya mendapat tepuk tangan dari semua orang yang hadir.
Tidak tersedia versi lain