PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Rotan Matmat le Ua Lina nor Wate Ampy Romni=Sagu di Rumah Ua Lina dan Wate Ampi
Penanda Bagikan

Text

Rotan Matmat le Ua Lina nor Wate Ampy Romni=Sagu di Rumah Ua Lina dan Wate Ampi

Helena Rijoly - Nama Orang; Kumbangsila, Evi Olivia - Nama Orang; Pdt. Hengky Liliefna - Nama Orang; Dudung Abdulah - Nama Orang; La Ode Hajratul Rahman - Nama Orang; Alvin Talabessy - Nama Orang;

Ua Lina adalah kakak perempuan dari papanya Asnat. Wate Ampi adalah suaminya. Di Maluku, kakak perempuan dari ayah disebut Ua dan suaminya dipanggil Wate. Ua Lina dan Wate Ampi tinggal di Desa Mesa, Waipia. Pada liburan kenaikan kelas kali ini Asnat dan kakaknya dibolehkan berlibur beberapa hari di rumah Ua dan Wate, sebagai hadiah atas prestasi mereka di sekolah. Asnat naik ke kelas 5 SD dengan peringkat 1 dan Adam naik ke kelas 6 dengan peringkat 3. Hari ini dia akan mengajarkan Asnat dan Adam cara membuat Papeda dan Ikan Kuah Kuning. Papeda itu terbuat dari tepung sagu basah yang kalau sudah dicampur air panas terlihat seperti lem. Mereka diberikan tugas, Asnat diserahkan tanggung jawab untuk lomi papeda, meleburkan sagu manta atau tepung sagu basah dengan air untuk membuat papeda. Sementara Adam diminta untuk pergi mengambil ikan yang sudah dipesan Ua Lina di pasar. Ini pertama kalinya mereka membuat dua masakan tersebut dari awal. Asnat lalu mengerjakan apa yang diarahkan oleh Ua Lina. Tiba-tiba karena kesalah mendengar intruksi, pempuatan papeda mereka pun gagal. Karena hal itu, mereka pun gagal memakan papeda bersama. Asnat pun memintah maaf akan kecerobohannya tersebut. Sambil bercanda, Asnat harus dihukum dong, Ua,” kata Wate Ampi yang kini sudah masuk di dapur mendengar percakapan mereka, sambil tertawa. Melihat kejadian tersebut, Wate Ampi ingin menghibur mereka berdua, dengan mengajak Asnat dan Adam ke hutan untuk melihat orang kampung pukul sagu. Pukul sagu adalah proses mengambil pati sagu dari pohon sagu. Pohon sagu sangat banyak tumbuh di Maluku. Selama dalam perjalan, Wate Ampi menjelaskan cara menanam sagau, perawatan sagu, sagu siap panen, hingga pengolahannya. Tak lama kemudian, terdengar bunyi seperti kayu lembab dipukul. Setelah sampai, mereka mellihat beberapa orang sedang memanen sagu. Asnat dan Adam lalu mengikuti Wate Ampi yang membawa mereka ke tempat seorang bapak yang sedang memangkur atau memukul sagu. Melihat hal itu, mereka berdua turut langsung membantu dan belajar cara mengolah sagu mentah. Setelah hasil olahan sagu itu mejandi Pati sagu basah lalu dipisahkan, Wate lalu mengambil hahalang, kayu pemikul, dan menyusun dua tumang. Satu di depan dan satu di belakang untuk dipikul pulang. Tak lama kemudian Wate lalu pamit dari bapak-bapak yang masih terus bekerja dan mereka berangkat pulang. Di rumah Ua Lina sudah menunggu mereka dengan ikan kuah kuning dan nasi hangat. Hari itu, Asnat dan Adam belajar banyak hal tentang sagu dan kegunaannya. Mereka juga belajar cara mengolahnya. Ua Lina berjanji akan mengajarkan banyak kudapan dari sagu seperti sagu, Sanoli, Puding Sagu, Sagu tumbu dan sebagainya di besok hari.


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3980
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3981
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3982
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3983
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
3984
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kantor Bahasa Provinsi Maluku : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi., 2023
Deskripsi Fisik
36 hlm.: 21 x 29,7 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-112-215-5
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan pertama, 2023
Subjek
Dwibahasa Kulawi Sulawesi Tengah
Penerjemahan
Maluku
Bahasa Daerah Fordata
Maluku Barat Daya
Cerita Anak Maluku
Bacaan SD
Makanan Tradisional
Wetang
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 64 Tahun 2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Pembentukan delapan Kantor Bahasa di delapan provinsi, salah satunya Kantor Bahasa Provinsi Maluku. Kantor Bahasa Maluku telah mengalami satu kali perubahan nomenklatur dari Kantor Bahasa Provinsi Maluku menjadi Kantor Bahasa Maluku. Saat ini, Kantor Bahasa Provinsi Maluku dikepalai oleh Sahril, S.S., M.Pd. menggantikan Dr. Asrif, M.Hum. Sumber Daya Manusia pada Kantor Bahasa Maluku terdiri atas 25 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri (PPNPN).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?