PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Spit wa Ama=Spit untuk Ayah
Penanda Bagikan

Text

Spit wa Ama=Spit untuk Ayah

Syarhany Shaqilla Marasabessy - Nama Orang; e - Nama Orang; Fuad Tuasamu - Nama Orang; Dudung Abdulah - Nama Orang; La Ode Hajratul Rahman - Nama Orang; Lodewyk Hahury - Nama Orang;

Matahari dengan semangat menyinari kampung Morella pada pagi hari. Seorang anak bernama Alfonso, saat melihat cuaca yang ramah, memutuskan untuk berkunjung ke bengkel kakek pada hari liburnya itu. Ketika ingin melanjutkan perjalanannya ke bengkel kakek, Alfonso ingat bahwa ia ingin menanyakan sesuatu kepada ayahnya. Ayah Alfonso adalah seorang petani tambak. Ia bekerja di tambak ikan di laut kampung Morella. Ayahnya adalah seorang pekerja yang sangat giat. Setelah melihat transportasi ayahnya, Alfonso mulai memikirkan cara agar ayahnya mau menggunakan spit, sembari berjalan ke bengkel milik kakeknya. Kakek Alfonso adalah mekanik mesin kapal. Alfonso juga meminta bantuan kepada Bapa BOngso untuk meyakinkan ayahnya untuk memakai spit. Ketika sampai di bengkel milik kakek, Alfonso, Bapa Bongso, dan Kakek pun menunggu kedatangan ayah Alfonso. Pada sore hari, ayah Alfonso pun kembali dari tambak, tempat dia bekerja. “Bagaimana pendapatmu tentang mengganti perahumu dengan spit?” tanya Bapa Bongso dengan pelan. Ayah Alfonso yang tadinya merasa pensaran dan ingin mendengar alasan kedatangan Bapa Bongso memasang wajah lelahnya kembali setelah mendengar pertanyaan Bapa Bongso. Ayahnya tetap tidak mau mengendarai teknologi semacam itu, yang hanya akan membuat kebiasaan orang tua kita makin lama makin MEMUDAR!” tegasnya. Pakailah spit dan pulanglah lebih cepat, agar kau bisa menemani anakmu saat mengerjakan tugas maupun menceritakan kegiatan hariannya, lanjut kakek Alfonso. Akan tetapi, setelah mendengar penjelasan ayah dan tetangganya, ayah Alfonso masih tidak berkutik dari pendapatnya. Setelah melihat respon ayah Alfonso yang masih memilih untuk tidak mengatakan apapun, Bapa Bongso pun menyarankan sesuatu. Ketika mendengar saran dari Alfonso dan tetangganya itu, ayah Alfonso mulai merenung sambil mengalihkan pandangannya ke arah Alfonso. Akhirnya dengan bantuan Bapa Bongso dan kakek, Alfonso dapat meyakinkan ayahnya untuk memakai spit milik Bapa Bongso. Karena hal tersebut, ayahnya pun mau mencba. Keesokan harinya, seperti biasa Alfonso menemani ayahnya ke dermaga, tempat ayahnya biasa berangkat kerja. Bapa Bongso pun menjelaskan sambil mempraktikkan cara menyalakan dan mengendarai spit. Ternyata mereka tiba lebih cepat jika menggunakan spit tetangganya itu daripada dengan perahu semang miliknya. Akan ku pakai karna lebih cepat pakai spit ke tambak dari pada perahu semang. Alfonso ikut senang akan hal itu. Sejak saat itu, waktu pergi ayah lebih cepat sehingga lebih banyak waktu yang diluangkan untuk mengajarkan Alfonso cara membawa perahu semang. Alfonso yang tadinya merupakan anak yang sulit mengutarakan perasaannya, sekarang mulai membuka diri kepada orang lain.


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
4015
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
4016
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
4017
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
4018
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
4019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kantor Bahasa Provinsi Maluku : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi., 2023
Deskripsi Fisik
38 hlm.: 21 x 29,7 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-112-211-7
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan pertama, 2023
Subjek
Dwibahasa Kulawi Sulawesi Tengah
Penerjemahan
Maluku
Bahasa Daerah Fordata
Haruku
Bahasa Hitu
Cerita Anak Maluku
Bacaan SD
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Spit wa Ama=Spit untuk Ayah
    Spit wa Ama=Spit untuk Ayah. Bahasa Hitu Dialek Haruku-Bahasa Indonesia
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 64 Tahun 2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Pembentukan delapan Kantor Bahasa di delapan provinsi, salah satunya Kantor Bahasa Provinsi Maluku. Kantor Bahasa Maluku telah mengalami satu kali perubahan nomenklatur dari Kantor Bahasa Provinsi Maluku menjadi Kantor Bahasa Maluku. Saat ini, Kantor Bahasa Provinsi Maluku dikepalai oleh Sahril, S.S., M.Pd. menggantikan Dr. Asrif, M.Hum. Sumber Daya Manusia pada Kantor Bahasa Maluku terdiri atas 25 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri (PPNPN).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?