PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sikap Masyarakat Desa Aboru Terhadap Bahasa Indonesia
Penanda Bagikan

Text

Sikap Masyarakat Desa Aboru Terhadap Bahasa Indonesia

Harlin - Nama Orang; Asrif - Nama Orang; Andi Heriyadi Z. - Nama Orang;

Buku yang berjudul Sikap Masyarakat Desa Aboru terhadap Bahasa Indonesia ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang ada di Kantor Bahasa Maluku. Buku ini selain
menjelaskan sikap masyarakat Desa Aboru terhadap bahasa Indonesia, juga untuk menguak dan memberi penguatan terhadap situasi dan kondisi sosial kemasyarakatan khususnya di Desa Aboru,
Maluku. Oleh karena itu, buku ini dapat pula menjadi rujukan idalam menemukan rancangan yang tepat untuk membangun dan mengembangkan wilayah bekas basis RMS di Maluku sebagai
bagian dari NKRI di berbagai sektor.


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
0886
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00517S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00518S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00519S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00520S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00521S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00522S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00523S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00524S
Tersedia
#
My Library Belum memasukkan lokasi
P00525S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Ambon : Kantor Bahasa Maluku., 2017
Deskripsi Fisik
60 halaman
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-60859-2-4
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Sikap Masyarakat Desa Aboru Terhadap Bahasa Indone
Maluku
Haruku
Maluku Tengah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Sikap Masyarakat Desa Aboru terhadap Bahasa Indonesia. pdf
    Desa Aboru adalah salah satu desa bekas basis Republik Maluku Selatan (RMS) terbesar di Maluku. Desa Aboru terletak di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah dengan populasi penduduk sekitar 3.000 lebih jiwa (http://aboru.blogspot.com/). Kondisi geografis dan tidak adanya akses jalan darat yang memadai, membuat desa ini terisolasi dari desa-desa di sekitarnya. Sebagian kalangan beranggapan masyarakat Aboru dikenal se¬bagai penduduk yang skeptis terha¬dap pendatang, seringkali tidak mengenal kompromi, dan nekat melakukan apa saja. Salah satu contohnya adalah peristiwa “tarian Cakalele” saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2007. Ketika, itu para pemudanya berhasil menyusup sebagai penari Cakalele dan hendak membentangkan bendera RMS di hadapan Pre¬siden Susilo Bambang Yudho¬yono yang sedang menghadiri perayaan Harganas tanggal 29 Juni 2007 di Lapangan Merdeka, Ambon. Peristiwa tersebut menjadi buah bibir dan sering diperbincangkan orang. Setiap menjelang tanggal 25 April yang dianggap sebagai hari kemerdekaan RMS, desa ini selalu mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Selain menjadi perhatian khusus dari berbagai kalangan, Desa Aboru juga diperhadapkan dengan situasi dan kondisi secara alami masyarakat Aboru yang lintas budaya seperti proses sosial, identitas etnik, ekonomi, dan politik yang telah berlangsung dalam waktu yang lama (wawancara dengan pejabat Raja Aboru, Jhony Riri, 23 September 2014).
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BALAI BAHASA PROVINSI MALUKU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 64 Tahun 2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Pembentukan delapan Kantor Bahasa di delapan provinsi, salah satunya Kantor Bahasa Provinsi Maluku. Kantor Bahasa Maluku telah mengalami satu kali perubahan nomenklatur dari Kantor Bahasa Provinsi Maluku menjadi Kantor Bahasa Maluku. Saat ini, Kantor Bahasa Provinsi Maluku dikepalai oleh Sahril, S.S., M.Pd. menggantikan Dr. Asrif, M.Hum. Sumber Daya Manusia pada Kantor Bahasa Maluku terdiri atas 25 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri (PPNPN).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?