Pada suatu hari di pesisir pantai yang indah itu, Binatang-binatang sedang berkumpul. Salah satu binatang yang berkumpul di situ adalah Kelomang dan ada seekor Kesombongannya Bangau, memamerkan kehebatan dari tubuh yang dimilikinya seperti sayap lebar, kaki panjang. Kelomang merasa jengkel, sangat jengkel saat mendegarnya. Kelomang merasa sangat dipermalukan di hadapan para binatang lainnya men…
Pada edisi XI ini, majalah Fuli memuat sembilan artikel dan satu puisi dwibahasa. Ada artikel yang menceritakan potensi hotong untuk ketahanan pangan lokal dalam bahasa Buru, tradisi tarik kayu dalam bahasa di Hatuhaha, tradisi menokok sagu dan timba laor dalam bahasa Alune, budaya mengantar pengantin dalam bahasa di Negeri Lima, tradisi likur Ramadan dalam bahasa di Haruku, tradisi fakaulu dal…
Pada zaman dahulu kala, tepatnya di Desa Airnanang, ujung timur Pulau Seram. Hiduplah seekor Bangau dan seekor Kelomang. Bau pun tertawa terbahak-bahak dengan nada megejek karena jalannya lambat. Oleh karena merasa direndahkan, Uman menantang Bau berlomba menjelajah dari desa Airnanang ke Desa Kilga. Siapa yang sampai duluan dialah pemenangnya. Uman sangat menyadari situasi yang dihadapinya yan…