Musim durian telah tiba. Hari ini jalan di depan mal macet. Ada banyak truk kecil yang membawa durian-durian, penjual-penjual durian, dan orang-orang yang sedang menikmati durian. Buken sangat suka dengan durian. Dia meminta mamanya untuk membeli buah durian itu. Namun, ketika Buken memakannya, rasa buah duriannya tawar dan daging buah duriannya berair. Lalu, Buken mengajak mama ke Pantai Losar…
Di cuaca yang sangat panas hari itu, Managanti sedang berjalan di sekitar sungai. Musim kemarau memang sudah tiba. Managanti melihat air sungai juga sudah mulai surut. Melihat air surut itu, Managanti mendapatkan ide. Di desanya terdapat sebuah tradisi bernama mhoro ikan, yaitu menangkap ikan sepat disungai ketika musim kemarau. Managanti bergegas mengambil tanggonya. Namun, sesampainya dia di …
Desa Wamana Baru akan kedatangan Gubernur. Marinyo sedang mencari penari Sawat Buru cilik. Mendengar kabar itu, Mantulung menjadi anak pertama yang mendaftarkan diri. Lalu, dia juga teringat sahabatnya, Tengan. Dia akan membujuk Tengan untuk ikut mendaftar juga. Tengan segera mengambil tifanya untuk latihan menari. Ternyata, penampang tifanya rusak karena rayap. Mereka berusaha memperbaikinya d…
Hari itu Nenek Mantehan ingin membuat minyak kayu putih, tetapi Nenek kehabisan daun kayu putihnya. Lalu, Nenek memutuskan untuk pergi mengumpulkan daun minyak kayu putih lagi. Mantehan pun juga ikut membantu sang Nenek. Di ladang Mantehan bertemu dengan Gelan. Mereka terlihat gembira duduk bercerita. Ditengah-tengah cerita mereka, Gelan memperhatikan jari-jari Mantehan yang mulai memerah karen…
Suatu hari, Saru ingin pergi ke Laut Aruan. Dia mendengar kabar bahwa Laut Aruan adalah laut yang sangat indah. Dia juga mengajak teman-temannya untuk pergi ke sana. Namun, teman-temannya tidak mau karena hari itu cuaca sedang tidak bagus. Saru terus membujuk teman-temannya hingga mereka pun setuju. Saru dan teman-temannya bergegas memulai perjalanan ke Laut Aruan. Di tengah perjalanan mereka b…