Pada edisi ini, Fuli sebagai majalah terbitan Kantor Bahasa Provinsi Maluku, terus menelusuri dan memublikasi segala jejak tradisi lokal yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat Maluku. Penelusuran dan pemublikasian ini bertujuan mendokumentasi, melindungi, dan mengabarkan aneka kebudayaan masyarakat Maluku dengan ciri khasnya masing-masing. Melalui majalah ini, pemahaman antarbudaya akan t…
Pada edisi keempat ini, Majalah Fuli memuat artikel-artikel yang terkait dengan kebudayaan Maluku. Artikel-artikel tersebut dituliskan dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Melalui tulisan-tulisan tersebut, diharapkan mampu menambah wawasan pembaca terhadap keberanekaragaman kebudayaan yang ada di Provinsi Maluku. Selain itu, penerjemahan artikel-artikel ke dalam bahasa daerah …
Edisi VII Fuli, majalah dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa daerah) persembahan Kantor Bahasa Maluku (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Artikel-artikel menarik kembali kami sajikan pada edisi ke-7 ini. Artikel-artikel pada Fuli kali ini antara lain Tulang Putih, Jangan Muka Putih (oleh Faidah Azuz Sialana), Menyuling Sopi (oleh Joshua Alfons), Tradisi Membuka Lahan Baru Marga Uar, Ban…
Fuli hadir sebagai wadah untuk menyuarakan keragaman suara lokal dan menarasikan budaya lokal dalam bahasa daerah. Edisi XII ini menghadirkan sembilan artikel dan satu puisi yang memikat. Ada artikel yang mengupas tuntas ritual titinufu yang sarat makna tentang perempuan, pernikahan, dan peralihan agama orang Huaulu. Kemudian, ada juga “Katagorang: Antara Mitos dan Pelestarian Lingkungan”. …
Siang itu, ketika Suar sibuk mencari buah-buahan, dia melihat Jir pulang dari bertualang di atas awan. Jir terlihat sangat gembira. Suar pun penasaran seindah apa di atas awan. Suar memiliki sayap tetapi tidak bisa digunakan untuk terbang seperti Jir. Dia berfikir karena sayap miliknya terlalu kecil untuk badannya yang besar. Tiba-tiba, Jir datang mendekati Suar. Suar menceritakan keinginannya …
Ada pemuda yang berasal dari Desa Werain, dia bernama Wesly, dengan tinggi badan 137cm Wesly suka mencoba hal baru, tetapi penurut kepada kedua orang tuanya. Ayah Wesly adalah pelaut yang handal sedangkan Ibu Wesly bekerja sebagai pembuat garam laut untuk di jual ke kota setiap hari sabtu. Tetangga rumahnya ada temannya adalah Rangga. Wesly menyapanya kakak Rangga yang adalah tetangga paling…
Sore itu, Sinta ingin memasak nasi aru. Dia penasaran karena teman-temannya bilang rasanya enak. Namun, Sinta tidak tahu cara memasaknya. Dia meminta Ibu untuk mengajarinya. Ibu juga setuju. Ibu pun mulai menjelaskan dan Sinta fokus mendengarkan. Setelah, Sinta mengerti, dia menyiapkan bahan-bahan untuk memasak nasi aru. Ternyata, ada satu bahan yang kurang, yaitu kelapa. Dia mencari di bawah t…
Rubai mendapatkan tugas sekolah. Dia harus mengamati daun tikar. Rubai pergi ke kebun ditemani oleh neneknya. Namun, hujan tiba-tiba turun. Akhirnya, Mereka pergi ke kebun menggunakan payung. Sesampainya di kebun, ternyata hujan belum juga reda. Rubai mengajak nenek untuk menunggu hujan reda di rumah kebun sambil memakan bekal mereka. Tidak lama kemudian, hujan pun reda. Nenek menunjukkan perbe…