Dahulu kala di Pulau Tanimbar, orang tidak mengenakan baju dan celana. Mereka mengambil kulit kayu untuk dijadikan cawat untuk menutupi aurat. Rumah-rumah pun belum ada. Mereka hanya membuat pondok kecil untuk tidur. Jarak satu pondok dengan pondok yang lain pun tidak dekat seperti sekarang. Salah seorang di antara para pria itu bernama Akenama. Dia tinggal bersama seorang saudara perempuan. I…