Di Hutan Aru, Raja Hutan selalu membuat lomba nyanyi setiap tahun. Lomba nyanyi tahun ini segera dimulai. Elkei sangat antusias mendengar berita itu. Dia ingin menjadi juara pertama tahun ini. Biasanya, Fananlah pemenangnya. Elkei mulai mencari cara supaya dia bisa mengalahkan suara merdu Fanan. Dia menemui Korbai. Dia memintanya untuk mengajarinya bernyanyi. Namun, Korbai sangat sibuk. Korbai …
Suatu hari, Yuni melihat Mey sedang ikat bunga kain tenun di rumahnya. Melihat apa yang dibuatnya, Yuni juga tertarik untuk belajar cara buat bunga tenun. Namun, dia malu meminta Mey untuk mengajarinya. Ternyata, Rasa ingin tahunya lebih besar daripada rasa malunya. Akhirnya, Yuni meminta Mey untuk mengajarinya dan Mey pun setuju. Mey meminta Yuni untuk menyediakan alat-alat untuk ikat bunga te…
Libur semester tiba. Bintang dan Raja ingin pergi ke Weduar. Di sana ada Air terjun Hoar Ye. Air terjunnya sangat indah. Jadi, mereka menyiapkan baju dan bekal. Mereka sangat bersemangat. Namun, hari ini laut sangat bergelora. Ada peringatan tidak boleh menyebrang. Mereka sangat ingin main ke Air terjun Hoar Ye. Ayah meminta mereka menunggu beberapa hari sampai cuaca membaik. Beberapa hari pun…
Adik Ica sedang sakit cacar air. Ica sangat khawatir dengan keadaan Adiknya. Dia mengajak ayahnya untuk membawa Adiknya pergi ke Puskesmas. Namun, mereka tidak mempunyai kendaraan untuk kesana. Puskesmasnya sangat jauh dari kampung. Ica menemukan ide. Ica menyarankan Ayahnya untuk meminjam mobil kepada Ayah temannya, yaitu Mawar. Ayah pun setuju. Namun, masalah timbul kembali, puskesmanya tutup…
Ele tampak sibuk bermain dengan pwetetais ibu. Dia pura-pura menjadi ibu-ibu penenun hebat. Tiba-tiba, Ele penasaran bagaimana cara menenun. Dia pun mulai mencoba menenun. Namun, dia kebingungan. Akhirnya, Ele meminta ibu mengajarinya. Ibu setuju. Ternyata, pet-petnya untuk menenun tidak ada. Ele pun membantu untuk mencari pet-pet yang hilang. Dia sudah mencari di setiap sudut rumah, tetapi pet…
Suatu hari, Saru ingin pergi ke Laut Aruan. Dia mendengar kabar bahwa Laut Aruan adalah laut yang sangat indah. Dia juga mengajak teman-temannya untuk pergi ke sana. Namun, teman-temannya tidak mau karena hari itu cuaca sedang tidak bagus. Saru terus membujuk teman-temannya hingga mereka pun setuju. Saru dan teman-temannya bergegas memulai perjalanan ke Laut Aruan. Di tengah perjalanan mereka b…
Imran ingin seperti Ayahnya, menangkap banyak ikan dengan jaring. Sore itu, Imran menunggu Ayahnya pulang dari menjaring ikan. Dia menunggu di pinggir pantai. Ketika Ayahnya sudah kembali, dia meminta Ayahnya untuk mengajarinya menjaring banyak ikan dengan jaring Ayahnya. Namun, sore itu jaring Ayah robek karena tersangkut di karang. Imran membujuk Ayahnya untuk meminjam jaring sang Kakek, teta…
Libur sekolah telah tiba, Iren sedang berlibur di kampung sepupunya, Mima. Pagi ini, mereka pergi ke Festival Parade Belang. Festival itu sangat meriah, ada perahu-perahu hias dan acara makan patita juga. Namun, ada yang mencuri perhatian Iren ketika di acara makan patita. Dia melihat piring-piring unik. Dia belum pernah melihat piring itu sebelumnya. Piring Aru namanya, piring tradisional aru …
Pagi yang cerah di Desa Gah. Adun sedang duduk didepan rumahnya sambil menatap teman-temannya yang sedang bermain perahu. Adun bergegas ke sungai juga untuk mengajak Lepa bermain juga. Lepa adalah perahu milik Adun. Namun, bagian sisi kanan Lepa bolong. Lepa berkata karena Adun tidak merawatnya dengan baik. Adun sedih dan merasa bersalah. Akhirnya, Adun akan pergi ke hutan untuk mengambil getah…
Di Hutan Tarangan, setiap binatang mempunyai klub. Ada klub binatang dan klub burung. Sore itu, klub binatang berkumpul di alang-alang. Mereka ingin merekrut Gangal menjadi anggota klub. Namun, tidak ada yang mau menjadi utusan menemui Gangal. Gangal itu binatang yang sulit berteman dan rumahnya juga sangat tinggi. Akhirnya, Or lah yang menemui Gangal. Or juga tidak keberatan. Sesampainya di ru…