Musim timur segera tiba, Papakal harus bersiap. Dia harus segera pergi. Angin timur sangat kencang. Angin itu bisa membuatnya terdampar di pantai. Papakal pun berfikir untuk berlatih. Dia berlatig mengapung balik dan mengolah nafas. Dia juga melatih sirip-siripnya. Setelah lama berlatih, tiba waktunya Papakal pergi karena musim timur semakin dekat. Dia mulai berenang ke laut bebas. Namun, di te…
Louis sangat prihatin dengan kondisi pohon bakau saat ini. Louis mempunyai ide untuk menanam bakau. Namun, dia kesulitan mengali, karena tanahnya berbatu. Dia teringat dengan Waay. Dia meminta Waay untuk membantunya mengali. Waay setuju. Waay juga mengajak teman-temannya untuk membantu. Mereka mulai bergotong royong. Akhirnya, banyak pohon bakau berhasil ditanam. Louis, Waay, dan teman-temanny…
Musim kemarau sudah tiba. Air sungai juga mulai kering. Hari itu, Ogon sangat haus. Tubuhnya sudah mulai mengkerut karena haus dan panas. Dia mencoba meminta air dari Icit. Namun, icit juga tidak mempunyai air. Dia semakin lemas. Ogon meminta bantuan kepada Lyo yang sedang terbang di atasnya. Dia meinta bantuan kepada Lyo untuk mengambilkan air di hulu sungai. Di sana masih ada persediaan air y…
Sebentar lagi, Gato akan wisuda Taman Kanak-Kanak. Gato ingin terlihat cantik dengan kain tenun. Dia sibuk memilih tenun yang akan dia gunakan. Dia pun meminta saran ibunya. Ibu bercerita tentang jenis-jenis motif tenun tanimbar. Ada motif anak panah, sife, dan sair. Kemudian, Ibu mengeluarkan kain tenun yang sangat menarik perhatian Gato. Tenun itu bermotifkan bunga anggrek yang sangat cantik.…
Matahari dengan semangat menyinari kampung Morella pada pagi hari. Seorang anak bernama Alfonso, saat melihat cuaca yang ramah, memutuskan untuk berkunjung ke bengkel kakek pada hari liburnya itu. Ketika ingin melanjutkan perjalanannya ke bengkel kakek, Alfonso ingat bahwa ia ingin menanyakan sesuatu kepada ayahnya. Ayah Alfonso adalah seorang petani tambak. Ia bekerja di tambak ikan di laut ka…