Pada edisi ini, Fuli sebagai majalah terbitan Kantor Bahasa Provinsi Maluku, terus menelusuri dan memublikasi segala jejak tradisi lokal yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat Maluku. Penelusuran dan pemublikasian ini bertujuan mendokumentasi, melindungi, dan mengabarkan aneka kebudayaan masyarakat Maluku dengan ciri khasnya masing-masing. Melalui majalah ini, pemahaman antarbudaya akan t…
Pada edisi keempat ini, Majalah Fuli memuat artikel-artikel yang terkait dengan kebudayaan Maluku. Artikel-artikel tersebut dituliskan dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Melalui tulisan-tulisan tersebut, diharapkan mampu menambah wawasan pembaca terhadap keberanekaragaman kebudayaan yang ada di Provinsi Maluku. Selain itu, penerjemahan artikel-artikel ke dalam bahasa daerah …
Edisi VII Fuli, majalah dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa daerah) persembahan Kantor Bahasa Maluku (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Artikel-artikel menarik kembali kami sajikan pada edisi ke-7 ini. Artikel-artikel pada Fuli kali ini antara lain Tulang Putih, Jangan Muka Putih (oleh Faidah Azuz Sialana), Menyuling Sopi (oleh Joshua Alfons), Tradisi Membuka Lahan Baru Marga Uar, Ban…
Edisi kedua Majalah Fuli menjumpai pembaca. Kami berharap semoga edisi ini dapat memberi informasi yang lebih berharga bagi pembaca. Pada edisi ini, kami menyajikan beragam tulisan yang dihimpun oleh redaksi dari berbagai sumber. Beragam tulisan disajikan dalam beberapa bahasa daerah yang ada di wilayah Provinsi Maluku. Mudah-mudahan informasi ini dapat dipahami dan dinikmati oleh pembaca. Dala…
Bahasa daerah atau biasa juga disebut bahasa etnik, bahasa lokal, atau bahasa ibu, hidup terutama dalam kebudayaan lokal itu sendiri. Bahasa daerah menjadi bahasa pertama yang dipakai untuk merefleksikan hasil berpikir manusia (budaya). Segala ekspresi masyarakat dikonsepsi dan dihadirkan melalui perantara bahasa daerah. Keutamaan fungsi bahasa daerah pun terungkap dalam sepuluh artikel kebuday…