Di edisi kelima ini Majalah Fuli tampil dengan semangat baru. Kami membawa lebih banyak rubrik yang ditulis dalam beragam bahasa. Tujuannya tetap sama dengan edisi-edisi terdahulu yaitu mendokumentasikan bahasa daerah. Bahasa-bahasa yang terdokumentasi dengan baik akan lebih mudah diakses dan dipelajari. Harapannya adalah langkah kecil kami dapat mem- bantu upaya-upaya besar pelestarian dan pen…
Edisi kali ini menyertakan Jardem Balar, sebuah artikel manis berbahasa Tarangan, Aru, yang memuat pesan pentingnya menjaga lingkungan dan semangat kebersamaan. Semangat ini pula yang terkandung dalam Raksoni di Amaya, sebuah artikel tentang tradisi luhur orang Batu Merah, Pulau Damer. Ada juga artikel tentang kisah persaudaraan antar negeri berbahasa Laimu, Seram Bagian Timur, dan sebuah cerit…
Suatu pagi, Alif duduk di teras rumahnya. Dia melihat teman-temannya ramai membawa rakit ke sungai. Mereka akan pergi ke Tanjung Masiwang mencari ikan nasi. Alif juga bergegas menuju sungai. Ternyata Afif juga di sungai. Mereka juga ingin pergi ke Tanjung Masiwang, tetapi mereka tidak ada yang punya rakit. Ketika mereka termenung, tiba-tiba Ayah Alif datang menghampiri mereka. Akhirnya, mereka …
Membaca buku ini berarti membaca sosok perempuan Maluku. Selain Martha Christina Tiahahu dan Mathilda Batlayeri sebagai sosok perempuan teladan, ribuan perempuan Maluku lainnya yang berada di pasar, di kebun, dan di laut, patut dikenali untuk mengambil hikmah dari perjuangan tulus mereka. Mereka bekerja tulus untuk membesarkan, mendidik, dan mewujudkan cita-cita anak-anak mereka.
Kamus dwibahasa Kulawi-Indonesia diterbitkan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah