Membaca buku ini berarti membaca sosok perempuan Maluku. Selain Martha Christina Tiahahu dan Mathilda Batlayeri sebagai sosok perempuan teladan, ribuan perempuan Maluku lainnya yang berada di pasar, di kebun, dan di laut, patut dikenali untuk mengambil hikmah dari perjuangan tulus mereka. Mereka bekerja tulus untuk membesarkan, mendidik, dan mewujudkan cita-cita anak-anak mereka.
Jumlah 61 bahasa lokal tersebut menunjukkan Maluku sebagai wilayah multilingual. Namun demikian, di balik kekayaan bahasa itu, bahasa-bahasa itu sebagian besar berada pada status terancam punah. Bahasa-bahasa lokal yang berada di Pulau Ambon, Lease, Seram, Buru, Buano, dan Pulau Kisar berada dalam kondisi rawan kepunahan. Salah satunya yakni bahasa Woirata yang ada di Pulau Kisar, Kabupaten Mal…