Dahulu kala di Pulau Tanimbar, orang tidak mengenakan baju dan celana. Mereka mengambil kulit kayu untuk dijadikan cawat untuk menutupi aurat. Rumah-rumah pun belum ada. Mereka hanya membuat pondok kecil untuk tidur. Jarak satu pondok dengan pondok yang lain pun tidak dekat seperti sekarang. Salah seorang di antara para pria itu bernama Akenama. Dia tinggal bersama seorang saudara perempuan. I…
Pada zaman dahulu kala, di sebuah kampung di pesisir Pulau Dullah, tiga perempuan pergi ke hutan untuk mencari sayur-sayuran dan buah kenari. Ada tiga perempuan kampung yang ke hutan itu adalah Nen Ked, Nen Ted, dan Nen Med. Mereka bertiga menuju hutan untuk mencari buah-buahan. Karena Hujan mereka berteduh di dalam Gua. Sambil berteduh mereka melakukan perjanjian jika ada salah satu dari merek…
Dahulu kala, ada sebuah desa yang bernama Desa Matine, sekarang dikenal dengan nama Desa Makatian. Di desa itu, hiduplah sebuah keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan seorang anak perempuan yang bernama Hangoryenan. Hangoryen diperintahkan oleh ibunya untuk tidak ke loteng Menurut tradisi orang tua zaman itu, anak perempuan dilarang keras untuk naik ke loteng rumah. Karena lalai mengabaikan …
Dahulu di tanah Rumbati Irian, ada seorang raja yang bernama Maspait Patiran. Dia mempunyai anak perempuan bernama Poimasa. Maspait Patiran memerintahkan Anaknya Abuwasa dan Poimasa untuk tinggal di Anggaluli, sebuah tempat yang tidak jauh dari Rumbati. Karena kecantikan anak perempuannya menimbulkan dendam dan permusuhan oleh Kapitan Patipi yang ditolak pinangnnya. Melihat hal tersebut Abuwas…
Pada zaman dahulu, tinggallah seorang raja dan rakyatnya di hutan belantara Desa Miran. Raja itu bernama Jen. Rakyatnya sangat sejahtera dan damai satu sama yang lain. Mereka menanam tanaman penghasil makanan pokok, seperti pisang, ubi jalar, kelapa, dan sayur-mayur sebagai penopang hidup. Pada saat itu, Desa Miran terjadi bencana besar yang melanda tetanaman mereka. Tanaman mereka mati perlah…
Alfons, Berti, dan Neles adalah tiga sahabat baik, Mereka satu sekolah dan satu kelas. Keseharian mereka bertiga selain bersekolah,bermain setelah pulang sekolah. Bel pulang sekolahpun berbunyi, Inu Nanik namanya. Seorang guru sekolah yang mengajar di kelas ketiga sahabat itu. Semua siswa diberikan tugas untuk menulis puisi. Dari ketiganya, ada salah satu dari mereka yaitu Neles tidak melanjut…
Kisah ini menceritakan kisah antara Kakek Kaluyu bersama ikan-ikan kecil, ikan kawalinya, ikan Tatihu, dan ikan Puri. Dikarenakan sampai hari ini listrik kadang mati pada waktu tertentu di daerah mereka, sehingga membuat Kakek Kaluyu mencoba menciptakan sebuah perangkat, di mana ikan-ikan sekitar menyebutnya cermin hitam. Banyak berita yang mengatakan bawa cermin tersebut ajaib dan berbahaya. B…
Di satu desa, hiduplah seorang perempuan yang bernama Mboinala. Kulitnya putih, berambut panjang, mata kecoklatan, dan hidung yang mancung. Beberapa waktu kemudian, Mboinala melahirkan seseorang anak laki-laki yang diberi nama Pattinuri. Berbeda dengan anak lainnya, tumbuh menjadi anak yang sangat lemah. Terpaksa Mboinala membawa Anaknya ke hutan, dan meletakkan di bawah pohon pala. Sebelum ber…
Paskah dipercaya orang Kristen sebagai perayaan kasih Tuhan atas manusia yang memberikan anaknya untuk mati di kayu salib dan kemudian bangkit diantara orang mati sebagai penebus atas dosa-dosa kita. Sejak awal bulan paskah, mereka berdua tak henti-hentinya membahas soal kegiatan-kegiatan menyambut paskah. Perayaan paskah di kampung mereka sangat meriah dengan pawai obor, doa matawana atau doa …